DETAIL BERITA

WAKIL WALIKOTA BLITAR RESMIKAN KAMPUNG BATIK KEMBANG TURI

2018-10-03 12:27:53

Hari ini adalah hari istimewa bagi bangsa Indonesia, dimana Batik diakui dunia.  Tanggal 2 Oktober 2009 Unesco menetapkan Batik sebagai warisan budaya kategori "masterpice of the oral and intingable herritage of hummanity. Sehingga kini batik menjadi kebanggaan busana bagi masyarakat Indonesia. Batik dimana-mana  dan produksi batik meningkat.  Hampir di tiap daerah batik diproduksi dengan berbagai model desain motif yang berbeda-beda. Tak terkecuali di Kota Blitar yaitu di Kelurahan Turi Kecamatan Sukorejo, tradisi batik sudah lama ada dan diwarisi oleh masyarakatnya sendiri.

Bertempat di lingkungan Kelurahan Turi,  tadi pagi digelar Grand Opening Kampung Wisata Batik Kembang Turi & Bazar Produk Unggulan Ekonomi Kreatif, Selasa, 2 Oktober 2018 mulai pukul : 11.00 s/d selesai yg dihadiri oleh Wakil Walikota Blitar beserta Sekretaris Daerah dan OPD di lingkungan Pemkot Blitar.

Wakil Walikota Blitar, Santoso mengatakan "Untuk mewujudkan program PEMKOT BLITAR yaitu MAYA JUWITA : Masyarakat Berdaya Menuju Kota Pariwisata, masyarakat harus kreatif mengembangkan sesuatu dan seperti ini Batik Kembang Turi akan menjadi Icon batik di Kota Blitar karena namanya khas dan mudah dituangkan menjadi motif batik".

Selain itu untuk meningkatkan Kemandirian Ekonomi Yang Berorientasi pada industri pariwisata dan ekonomi kreatif yg berdaya saing dan berwawasan lingkungan, Kampung Batik Kembang Turi menyediakan satu  buah Galery Batik Kembang Turi yg dikelola oleh Perkumpulan Kampung Wisata Batik Kembang Turi yg menyediakan kain batik dengan motif khas kembang turi. 

Bambang Irawan lurah Turi dalam sambutannya mengatakan, "Semoga Kampung Wisata Batik Kembang Turi terus berkembang dan dapat diterima masyarakat luas khususnya Kota Blitar sebagai wadah kreatifitas, seni dan budaya batik yg ujung-ujungnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat Kelurahan Turi".

Semoga dengan diresmikannya kampung wisata batik kembang turi yang dilaksanakan tepat dengan peringatan Hari Batik Nasional, menjadikan batik kembang turi semakin dikenal masyarakat, tidak saja lokal tapi juga nasional.